Maraknya Penggunaan Lampu LED sebagai Lampu Jalan Inilah Kelebihan dan Kekurangannya

Namun tahukah anda bahwa penggunaan lampu jalan secara terus menerus bisa berdampak pada pemborosan energi? Seperti yang kita ketahui bahwa lampu PJU led 30 watt dinyalakan setiap malam. Ternyata hal ini menimbulkam pemborosan penggunaan energi, dan Indonesia saat ini telah masuk ke dalam salah satu negara dengan tingkat pemborosan energi paling tinggi, lho.

Siapa yang tidak membutuhkan lampu? Keberadaan lampu sebagai alat penerangan utama sangatlah penting, khususnya pada malam hari. Penggunaan lampu sangat dibutuhkan di jalanan kota-kota besar maupun di daerah. Dengan adanya lampu jalan atau biasa juga disebut sebagai penerangan jalanan umum (PJU), maka masyarakat tidak perlu takut lagi untuk berpergian ke luar rumah di malam hari.

Namun tahukah anda bahwa penggunaan lampu jalan secara terus menerus bisa berdampak pada pemborosan energi? Seperti yang kita ketahui bahwa lampu PJU led 30 watt dinyalakan setiap malam. Ternyata hal ini menimbulkam pemborosan penggunaan energi, dan Indonesia saat ini telah masuk ke dalam salah satu negara dengan tingkat pemborosan energi paling tinggi, lho.

Nah, sebagai salah satu upaya penghematan energi, banyak negara yang menerapkan pemakaian lampu LED sebagai penerangan jalanan umum. Namun di Indonesia memang penggunaannya masih terbatas, yakni hanya di beberapa kota besar saja seperti Jakarta, Makasar dan Surabaya. Sebagian besar penggunaan lampu LED di Indonesia digunakan sebagai pencahayaan gedung.

Apa itu lampu LED?

Lampu LED (Light Emitting Diodes) merupakan lampu hemat energi yang terbuat dari sirkuit semikonduktor dan memancarkan cahaya monokromatik ketika dialiri listrik. Lampu ini tidak harus dipijarkan/dibakar seperti halnya lampu filament atau lampu TL. Lampu LED memancarkan cahaya melalui aliran listrik yang relatif tidak menghasilkan banyak panas. Nah, penggunaan lampu LED ini sangat cocok diterapkan di ruangan karena lampu ini cenderung tidak menambah panas ruangan. Warna cahaya lampu LED yang dihasilkan dapat bermacam-macam. Mulai dari warna putih, kuning, biru, merah dan warna-warna lainnya.

Kelebihan lampu LED

Lampu LED merupakan lampu yang paling hemat energi apabila dibandingkan dengan jenis lampu lainnya. Lampu jenis ini hanya menarik energi jauh lebih rendah dari biasanya. Pencahayaan lampu LED lebih hemat 85% dari penggunaan listrik lampu pijar, lebih hemat 50% dari energi lampu fluorescent dan CFL, serta lebih hemat 20-30% dari energi lampu neon.

Selain dapat menghemat energi listrik yang digunakan, lampu LED juga cenderung lebih awet dan lebih tahan lama pemakaiannya dibandingkan dengan lampu lainnya. Lampu ini mampu bertahan 50 kali lebih lama dibandingkan lampu pijar. Daya tahan lampu LED bisa bertahan hingga 20 tahunan, lho.

Kekurangan

Salah satu kekurangan dari lampu LED adalah harganya yang relatif lebih mahal. Apabila dibuat perbandingan harga dengan jenis lampu lainnya, lampu ini akan lebih mahal dari biasanya. Namun seiring dengan perkembangan zaman, belakangan ini lampu LED diproduksi masal dengan harga yang lebih murah tanpa mengurangi kualitas dan manfaatnya.

Kekurangan lainnya dari lampu LED adalah dapat memicu kerusakan mata. Beberapa penelitian di Amerika belakangan ini mengeluarkan peringatan akan penggunaan lampu LED sebagai lampu jalan. Banyak masyarakat yang mengeluhkan sakit mata dan silau dari lampu yang terang tersebut. Pasalnya, beberapa lampu lED yang dipasang memiliki CT di atas 4.000 Kelvin, sedangkan batas maksimal yang disarankan adalah tidak lebih dari CT 3.000 Kelvin.